SNBP 2026 Meningkat, SMAN 2 Bontang Antarkan 44 Siswa Tembus PTN

10 hours ago 9

BONTANGPOST.ID, Bontang – Prestasi membanggakan kembali diraih SMA Negeri 2 Bontang dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Meski jumlah rombongan belajar kelas XII berkurang, jumlah siswa yang lolos ke perguruan tinggi negeri (PTN) justru meningkat signifikan.

Berdasarkan data sekolah, sebanyak 44 siswa dinyatakan diterima di berbagai PTN ternama di Indonesia. Angka ini naik dibandingkan tahun 2024 yang mencatat 33 siswa lolos melalui jalur yang sama.

Kepala SMA Negeri 2 Bontang, Suyanik, mengatakan peningkatan ini cukup mencolok. Pasalnya, jumlah kelas XII turun dari tujuh menjadi enam kelas. “Tahun ini jumlah lulusan sebanyak 213 siswa, sedangkan tahun lalu 211 siswa. Namun, yang lolos SNBP meningkat, sehingga capaian tahun ini lebih baik,” ujarnya.

Para siswa diterima di sejumlah kampus unggulan, seperti Universitas Mulawarman, Institut Teknologi Kalimantan, Universitas Hasanuddin, hingga Universitas Negeri Jakarta. Program studi yang dipilih pun beragam, mulai dari bidang teknik, ekonomi, kesehatan, hingga pendidikan.

Menurut Suyanik, peningkatan capaian ini tidak lepas dari sejumlah faktor. Salah satunya adalah penerapan sistem e-rapor dalam pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). SMA Negeri 2 Bontang menjadi satu-satunya sekolah di Kota Bontang yang menerapkan sistem tersebut secara penuh.

“Dengan e-rapor, akurasi data nilai siswa lebih terjamin. Selain itu, persentase siswa yang dapat diinput ke PDSS juga lebih tinggi, mencapai 45 persen. Jika tidak menggunakan sistem ini, biasanya hanya sekitar 40 persen,” jelasnya.

Selain faktor teknis, strategi pemilihan perguruan tinggi dan program studi juga menjadi kunci. Sekolah secara aktif memberikan pendampingan agar siswa memilih jurusan sesuai potensi akademik dan minat.

Peran guru wali juga diperkuat, tidak hanya dalam pengawasan kegiatan belajar, tetapi juga dalam membimbing perencanaan karier siswa. Dengan pendekatan ini, siswa diharapkan tidak asal memilih jurusan.

Ke depan, pihak sekolah optimistis capaian tersebut dapat terus meningkat. Berbagai langkah strategis telah disiapkan, mulai dari peningkatan kualitas pembelajaran melalui komunitas belajar guru, kesiapan menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA), hingga optimalisasi penggunaan e-rapor dalam pengisian PDSS.

“Dengan pengalaman yang ada, kendala bisa segera diatasi. Harapannya, jumlah siswa yang lolos SNBP ke depan semakin banyak,” pungkas Suyanik. (ak)

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |