Lapangan HOP 1 Satimpo Bakal Makin Lengkap, Jogging Track hingga Area Penonton Dibangun

8 hours ago 3

BONTANGPOST.ID, Bontang – Pemerintah Kota Bontang kembali melanjutkan pembangunan kawasan Lapangan HOP 1 di Kelurahan Satimpo tahun ini. Proyek tahap kedua tersebut segera dimulai usai penandatanganan kontrak dilakukan pada Rabu (20/5/2026).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang, Much Cholis Edi Prabowo, mengatakan proyek senilai Rp17,5 miliar itu ditarget rampung dalam waktu 210 hari atau sekitar tujuh bulan.

Menurut pejabat yang akrab disapa Bowo itu, setelah kontrak ditandatangani, tahapan selanjutnya ialah pelaksanaan pre construction meeting (PCM) sebelum pekerjaan fisik dimulai.

“Kontraknya sudah diteken, PCM segera dilakukan. Setelah itu langsung penutupan area dan pekerjaan dimulai,” ujarnya, Jumat (22/5/2026).

Ia menjelaskan, pembangunan tahap kedua tidak hanya berfokus pada lapangan olahraga, tetapi juga melengkapi berbagai fasilitas penunjang untuk masyarakat.

Beberapa fasilitas yang akan dibangun meliputi area tempat duduk penonton, taman, playground, toilet umum, area parkir, hingga jogging track yang mengelilingi kawasan olahraga tersebut.

“Konsep tempat duduknya lebih seperti taman yang nyaman untuk masyarakat, bukan tribun bertingkat,” katanya.

Area tempat duduk nantinya dibangun di salah satu sisi lapangan karena sisi lainnya telah dipenuhi lapangan voli sehingga tidak memungkinkan untuk penambahan fasilitas serupa.

Selain itu, jalur melingkar di kawasan HOP 1 juga akan disambungkan hingga ke akses mini soccer dan difungsikan sebagai lintasan jogging masyarakat.

Sebelumnya, akses tersebut hanya terhubung di area depan perkantoran seperti Kantor Baznas, PKK, hingga Bawaslu.

Bowo menyebut selama proses pengerjaan berlangsung, area proyek akan ditutup sementara. Penutupan itu juga berkaitan dengan masa pemeliharaan proyek tahap pertama yang masih berjalan.

Meski begitu, aktivitas masyarakat di sekitar kawasan dipastikan tetap dapat berjalan karena jalur umum tidak akan ditutup total.

“Jalan umum tetap bisa dipakai masyarakat. Alat berat masuk lewat akses lain menuju mini soccer,” tuturnya.

Proyek tersebut dikerjakan perusahaan asal Samarinda, PT Garian Alfat Saguna. Nilai kontrak proyek juga telah mengalami penyesuaian akibat kenaikan harga BBM dan material bangunan.

“Mudah-mudahan pengerjaannya lancar sampai selesai nanti,” pungkasnya. (ak)

Print Friendly, PDF & Email

Read Entire Article
Batam Now| Bontang Now | | |